Particle Board: Bahan Ramah Lingkungan untuk Furniture



Bahan Umum yang Digunakan Untuk Membuat Furniture


1. Bahan-Bahan Umum:

- Kayu: Kayu adalah bahan paling populer untuk pembuatan furnitur karena kekuatannya, daya tarik estetika, dan kemudahan dalam pengolahan. Terdapat berbagai jenis kayu yang dapat dipilih, seperti jati, meranti, dan mahoni, masing-masing dengan karakteristik uniknya.

- MDF: Medium-Density Fiberboard (MDF) adalah bahan serat kayu yang digunakan dalam pembuatan furnitur. Ini adalah bahan yang cocok untuk struktur furnitur yang kompleks dan dapat dicetak dalam satu bagian, mengurangi biaya produksi.

- Logam: Logam, seperti baja, aluminium, tembaga, dan kuningan, digunakan dalam pembuatan furnitur untuk struktur yang kuat dan tahan lama.

- Plastik: Plastik digunakan dalam pembuatan furnitur untuk struktur yang ringan dan mudah perawatannya, seperti meja dan kursi restoran, lemari sepatu, rak penyimpanan, dan kursi taman.

- Rotan dan Bambu: Material alami ini digunakan karena sifatnya yang ramah lingkungan. Rotan dan bambu cocok untuk furnitur luar ruangan dan memiliki daya tahan yang baik.

- Kaca: Kaca digunakan untuk membuat meja, lemari, dan dekorasi permukaan furnitur. Ini memberikan tampilan yang elegan dan modern.

- Batu Alam: Batu alam, seperti marmer, digunakan untuk membuat furnitur dengan tampilan mewah dan tahan lama.

2. Plywood

Plywood adalah bahan yang kuat dan tahan terhadap retakan dan perubahan bentuk. Ini terbuat dari lapisan kayu yang direkatkan bersama dengan arah serat kayu saling tegak lurus.

3. Veneer

Veneer adalah lapisan tipis kayu yang ditempelkan ke permukaan kayu lainnya. Ini memberikan tampilan kayu alami dengan biaya yang lebih rendah daripada menggunakan kayu padat.

4. Kulit

Kulit digunakan untuk furnitur seperti sofa dan kursi. Ini memberikan tampilan mewah dan nyaman.

5. Lembaran Veneer

Lembaran veneer digunakan untuk memberikan tampilan kayu alami pada furnitur. Ini adalah alternatif yang lebih ekonomis daripada menggunakan kayu padat.

Dengan beragam bahan yang tersedia, pemilihan bahan untuk pembuatan furnitur dapat disesuaikan dengan jenis furnitur, gaya, dan anggaran yang tersedia.


Kelebihan dan Kekurangan Particle Board


Kelebihan Particle Board:

1. Biaya Efektif: Particle board merupakan pilihan yang hemat biaya dibandingkan dengan plywood atau medium density fiberboards.

2. Isolasi Termo-akustik: Memiliki sifat isolasi termo-akustik, sehingga sangat berguna dalam pembuatan speaker dan plafon palsu di auditorium, teater, dll.

3. Ramah Lingkungan: Menggunakan limbah kayu seperti serpihan kayu, bubuk gergaji, serutan kayu, dan bagas sebagai bahan baku, sehingga dianggap sebagai bahan ramah lingkungan.


Kekurangan Particle Board:


1. Kekuatan Rendah: Memiliki kekuatan rendah dibandingkan dengan fiberboard lainnya, sehingga rentan rusak saat transportasi.

2. Umur Hidup dan Durabilitas Rendah: Umur hidup dan durabilitasnya lebih rendah dibandingkan dengan medium density fiberboard dan rentan terhadap perubahan bentuk akibat kelembapan dan ketombe.

3. Ekspansi dan Pembengkokan akibat Kelembapan: Rentan mengalami ekspansi dan pembengkokan saat terkena kelembapan.

4. Pencemaran oleh Resin: Penggunaan resin dalam produksi dapat menciptakan gas formaldehida, yang berpotensi menyebabkan masalah kesehatan.

5. Tidak Tahan Air: Tidak tahan air dan rentan mengembang saat terpapar kelembapan.

Checkout Here Only Rp. 41.999


Dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan ini, pemilihan penggunaan particle board dalam pembuatan perabotan perlu dipertimbangkan dengan cermat sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan penggunaannya.

Komentar